Kamis, 11 Desember 2008

Arisan Keluarga di Pasorongi, Bantaeng


TANTE SITTI sapaan akrab kami kepada Hj Sitti Radiah Rahman (kanan) foto bersama suaminya Om Sabir. Tante Sitti menjadi tuan rumah arisan keluarga, di Pasorongi, Bantaeng, Selasa, 9 desember 2008. Anggota keluarga yang hadir, kurang lebih 40 orang. Sehari sebelumnya adalah hari raya Idul Adha 1429 Hijriyah. Tentu saja banyak ketupat dan makanan khas hari lebaran yang disajikan. (Foto: repro Asnawin)




-----------

Arisan Keluarga di Pasorongi, Bantaeng


Suara anak-anak yang ribut dan berlarian kesana-kemari menandai arisan keluarga ke-8 di rumah Hj Sitti Radiah Rahman di Pasorongi, Bantaeng, Selasa, 9 Desember 2008.

Sitti Radiah Rahman adalah sepupu satu kali Hj Sitti Hasnah Bali. Ibu dari Sitti Hasnah (Malang) dan ibu dari Sitti Radiah (Masniah / Bacce’) bersaudara kandung.

Tidak kurang dari 12 keluarga (bersama suami, isteri, dan anak masing-masing) yang hadir dalam arisan keluarga kali ini. Masih ada dua keluarga yang tidak hadir. Jika semua anggota keluarga hadir, maka jumlah keseluruhannya 40 orang.

Meskipun tidak semua hadir, suasana tetap saja ramai, apalagi banyak keluarga dari pihak Tante Sitti (sapaan para Sitti Radiah dari para keponakannya) yang turut hadir. Selain itu, sehari sebelumnya adalah hari raya Idul Adha 1429 Hijriyah. Tentu saja banyak ketupat dan makanan khas hari lebaran yang disajikan.

Arisan keluarga tersebut diadakan karena keluarga besar H Aminuddin Gudang & Hj Sitti Hasnah Bali sudah cukup banyak dan sulit dikumpulkan.

Jumlah anak 11 orang yang hidup (dan satu orang sudah meninggal. Asran Faisal kemudian meninggal dunia pada Senin, 24 November 2008) ditambah 19 cucu tentu saja dapat disebut sebagai keluarga besar.

Tidak mudah mengumpulkan mereka semua, kecuali pada hari lebaran Idul Fitri, karena sebagian menetap di Makassar, sebagian di Gowa, sebagian di Bantaeng, dan sebagian lagi di Bulukumba.

Kalau dibiarkan terus, bisa saja para cucu tidak akrab satu sama lain atau malah tidak saling mengenal. Untuk itulah keluarga besar H Aminuddin Gudang Daeng Taba sepakat mengadakan Arisan Keluarga.

Setelah dilakukan pertemuan keluarga di rumah Hj Astina di Jl Hertasning Barat I No. 17, Makassar, akhirnya diputuskan diadakan Arisan Keluarga sekali dalam dua bulan dengan pembayaran Rp 50.000 per orang.

Turut bergabung dalam arisan keluarga tersebut, Sitti Mardiah Bali Daeng Jia bersama suami (Arifuddin Surung) dan anak-anaknya, serta Sitti Radiah Rahman bersama suami (M Sabir) dan anak-anaknya (Armawati Daeng Ngugi, Armaeni Daeng Caya, Arman Daeng Timung, dan Masyita Daeng Kinang).

Mardiah adalah adik kandung Hj Sitti Hasnah Bali, sedangkan Sitti Radiah Rahman adalah sepupu satu kali Hj Sitti Hasnah Bali. Ibu dari Sitti Hasnah (Malang) dan ibu dari Sitti Radiah (Masniah / Bacce’) bersaudara kandung.

Arisan pertama disepakati diadakan di rumah H Aminuddin di Jl M Sirfin 33 Bulukumba, pada hari lebaran Idul Fitri 1428 Hijriyah (2007 Masehi). Maka jadilah keluarga besar H Aminuddin Gudang – Hj Sitti Hasnah Bali berkumpul minimal sekali dalam dua bulan.

Tidak ada komentar: