Selasa, 05 Oktober 2010

Jenazah Nenek Gowa Dimakamkan di Bulukumba


Nenek Jumpa' Daeng Gowa foto bersama salah seorang cucu keponakannya, Asriadi, di Jeneponto, 13 Oktober 2007. Nenek Jumpa Daeng Gowa  meninggal dunia di Jeneponto pada hari Senin, 4 Oktober 2010. Setelah dirembukkan oleh keluarga, akhirnya diputuskan jenazah nenek Gowa (Jumpa' Daeng Gowa) dimakamkan di pekuburan Islam Taccorong, Bulukumba, pada Selasa, 5 Oktober 2010. (foto: eny)




--------------

Jenazah Nenek Gowa Dimakamkan di Bulukumba


Setelah dirembukkan oleh keluarga, akhirnya diputuskan jenazah nenek Gowa (Jumpa' Daeng Gowa) dimakamkan di pekuburan Islam Taccorong, Bulukumba, Selasa, 5 Oktober 2010. Almarhumah meninggal dunia di Jeneponto pada hari Senin, 4 Oktober 2010.

Banyak keluarga dari Bulukumba, Bantaeng, Gowa, dan Makassar berdatangan ke Bontosunggu, Jeneponto, sejak Senin hingga Selasa untuk melihat yang terakhir kali wajah almarhumah nenek Gowa. Mereka bergabung dengan ratusan keluarga yang berada di Jeneponto.

Sekitar pukul 10.00 Wita setelah dimandikan, dikafani, dan disalatkan, jenazah almarhum nenek Gowa kemudian dibawa ke pekuburan Islam Taccorong, Bulukumba, untuk dimakamkan.

Di pekuburan tersebut, juga dimakamkan tiga saudaranya, yakni Malakaji Daeng Bali, Halimah Daeng Pajja, dan Muhali Daeng Ngalle. Mereka berempat adalah anak dari Maliang Daeng Talli dan Naning Karaeng Je’ne Karaeng Towaya.

Di pekuburan itu juga dimakamkan sejumlah anggota keluarga yang lain, yaitu ibu kami Hj St Hasnah Bali Daeng Bau' (anak dari pasangan Malakaji Daeng Bali' dan Malang, serta isteri dari Aminuddin Gudang Daeng Bone), adik kami Asran Faisal Daeng Kulle, Marwani (anak dari pasangan Malakaji Daeng Bali dan Tahira), serta Ramling (sepupu satu kali dari almarhum Hj. St. Hasnah Bali Daeng Bau'). (asnawin)

Tidak ada komentar: